Selasa, 24 September 2019

Ikatan Kimia dan Unsur - Unsurnya




1. IKATAN KIMIA
Ikatan kimia adalah sebuah proses fisika yang bertanggung jawab dalam interaksi gaya tarik menarik antara dua atom atau molekulyang menyebabkan suatu senyawa diatomikatau poliatomik menjadi stabil. Penjelasan mengenai gaya tarik menarik ini sangatlah rumit dan dijelaskan oleh elektrodinamika kuantum. Dalam praktiknya, para kimiawan biasanya bergantung pada teori kuantum atau penjelasan kualitatif yang kurang kaku (namun lebih mudah untuk dijelaskan) dalam menjelaskan ikatan kimia. Secara umum, ikatan kimia yang kuat diasosiasikan dengan transfer elektron antara dua atom yang berpartisipasi. Ikatan kimia menjaga molekul-molekulkristal, dan gas-gas diatomik untuk tetap bersama. Selain itu ikatan kimia juga menentukan struktur suatu zat.
Kekuatan ikatan-ikatan kimia sangatlah bervariasi. Pada umumnya, ikatan kovalendan ikatan ion dianggap sebagai ikatan "kuat", sedangkan ikatan hidrogen dan ikatan van der Waals dianggap sebagai ikatan "lemah". Hal yang perlu diperhatikan adalah bahwa ikatan "lemah" yang paling kuat dapat lebih kuat daripada ikatan "kuat" yang paling lemah.


          A.  IKATAN DALAM RUMUS KIMIA


Bentuk atom-atom dan molekul-molekul yang 3 dimensi sangatlah menyulitkan dalam menggunakan teknik tunggal yang mengindikasikan orbital-orbital dan ikatan-ikatan. Pada rumus molekul, ikatan kimia (orbital yang berikatan) diindikasikan menggunakan beberapa metode yang bebeda tergantung pada tipe diskusi. Kadang-kadang kesemuaannya dihiraukan. Sebagai contoh, pada kimia organik, kimiawan biasanya hanya peduli pada gugus fungsi molekul. Oleh karena itu, rumus molekul etanol dapat ditulis secara konformasi, 3-dimensi, 2-dimensi penuh (tanpa indikasi arah ikatan 3-dimensi), 2-dimensi yang disingkat (CH3–CH2–OH), memisahkan gugus fungsi dari bagian molekul lainnnya (C2H5OH), atau hanya dengan konstituen atomnya saja (C2H6O). Kadangkala, bahkan kelopak valensi elektron non-ikatan (dengan pendekatan arah yang digambarkan secara 2-dimensi) juga ditandai. Beberapa kimiawan juga menandai orbital-orbital atom, sebagai contoh anion etena−4yang dihipotesiskan (\/C=C/\ −4) mengindikasikan kemungkinan pembentukan ikatan.sehingga terjadi ikatan rangkap dua.
            B.  IKATAN KUAT KIMIA

Panjang ikat dalam pm dan energi ikat dalam kJ/mol.
Panjang ikat dapat dikonversikan menjadi Å dengan pembagian dengan 100 (1 Å = 100 pm).
Data diambil dari :
IkatanPanjang
(pm)
Energi
(kJ/mol)
H — Hidrogen
H–H74436
H–C109413
H–N101391
H–O96366
H–F92568
H–Cl127432
H–Br141366
C — Karbon
C–H109413
C–C154348
C=C134614
C≡C120839
C–N147308
C–O143360
C–F135488
C–Cl177330
C–Br194288
C–I214216
C–S182272
N — Nitrogen
N–H101391
N–C147308
N–N145170
N≡N110945
O — Oksigen
O–H96366
O–C143360
O–O148145
O=O121498
F, Cl, Br, I — Halogen
F–H92568
F–F142158
F–C135488
Cl–H127432
Cl–C177330
Cl–Cl199243
Br–H141366
Br–C194288
Br–Br228193
I–H161298
I–C214216
I–I267151
S — Belerang
C–S182272

Ikatan-ikatan berikut adalah ikatan intramolekul yang mengikat atom-atom bersama menjadi molekul. Dalam pandangan yang sederhana dan terlokalisasikan, jumlah elektron yang berpartisipasi dalam suatu ikatan biasanya merupakan perkalian dari dua, empat, atau enam. Jumlah yang berangka genap umumnya dijumpai karena elektron akan memiliki keadaan energi yang lebih rendah jika berpasangan. Teori-teori ikatan yang lebih canggih menunjukkan bahwa kekuatan ikatan tidaklah selalu berupa angka bulat dan tergantung pada distribusi elektron pada setiap atom yang terlibat dalam sebuah ikatan. Sebagai contohnya, karbon-karbon dalam senyawa benzena dihubungkan satu sama lain oleh ikatan 1.5 dan dua atom dalam nitrogen monoksida NO dihubungkan oleh ikatan 2,5. Keberadaan ikatan rangkap empat juga diketahui dengan baik. Jenis-jenis ikatan kuat bergantung pada perbedaan elektronegativitas dan distribusi orbital elektron yang tertarik pada suatu atom yang terlibat dalam ikatan. Semakin besar perbedaan elektronegativitasnya, semakin besar elektron-elektron tersebut tertarik pada atom yang berikat dan semakin bersifat ion pula ikatan tersebut. Semakin kecil perbedaan elektronegativitasnya, semakin bersifat kovalen ikatan tersebut.

2.  UNSUR - UNSUR KIMIA


Unsur kimia adalah suatu spesies atom yang memiliki jumlah proton yang sama dalam inti atomnya (yaitu, nomor atom, atau Z, yang sama).[1] Sebanyak 118 unsur telah diidentifikasi, yang 94 di antaranya terjadi secara alami di bumi. Sedangkan 24 sisanya, merupakan unsur sintetis. Terdapat 80 unsur yang memiliki sekurang-kurangnya satu isotop stabil dan 38 unsur yang merupakan radionuklida yang, seiring berjalannya waktu, meluruh menjadi unsur lain. Besi adalah unsur penyusun bumi paling melimpah (berdasarkan massa), sementara oksigen adalah yang paling melimpah di kerak bumi.

Dua unsur yang paling ringan, hidrogen dan helium, sebagian besar terbentuk dalam Ledakan Dahsyat dan merupakan unsur paling umum di jagat raya. Tiga unsur berikutnya (litiumberilium, dan boron) sebagian besar terbentuk melalui spalasi sinar kosmis, dan oleh sebab itu lebih jarang daripada unsur-unsur yang lebih berat. Pembentukan unsur dengan proton antara 6 sampai 26 terjadi dan terus berlanjut dalam bintang-bintang deret utama melalui nukleosintesis bintang.Kelimpahan oksigen, silikon, dan besi yang tinggi di Bumi mencerminkan produksinya yang banyak di bintang-bintang tersebut. Unsur-unsur dengan proton lebih dari 26 terbentuk melalui nukleosintesis supernovadalam supernova, yang, ketika mereka meledak, memercikkan unsur-unsur ini sebagai sisa-sisa supernova jauh ke angkasa, yang menyatu dengan planet ketika mereka terbentuk.

Ketika unsur yang berbeda bergabung secara kimia, dengan atom-atom yang terikat melalui ikatan kimia, mereka membentuk senyawa kimia. Hanya sedikit unsur yang ditemukan tak berikatan sebagai mineral murni. Unsur alami semacam ini di antaranya adalah tembagaperakemaskarbon (sebagai batu baragrafit, atau intan), dan belerang. Semua unsur, kecuali yang sangat inert seperti gas mulia dan logam mulia, biasanya ditemukan di bumi dalam bentuk gabungan kimianya, sebagai senyawa kimia. Sementara sekitar 32 unsur kimia yang ada di bumi dalam bentuk alami tak tergabung, sebagian besar berada sebagai campuran. Misalnya, udara atmosfer campuran utamanya adalah nitrogen, oksigen, dan argon, sementara unsur padat alami terjadi dalam logam paduan, seperti pada besi dan nikel.

Daftar unsur tersedia berdasarkan nama, nomor atom, massa jenis, titik lebur, titik didih, dan berdasarkan simbol, serta berdasarkanenergi ionisasi unsur kimia. Nuklida unsur stabil dan radioaktif juga tersedia sebagaidaftar nuklida, yang diurutkan berdasarkan waktu paruh untuk yang tidak stabil. Satu yang paling nyaman, dan tentunya penyajian unsur paling tradisional adalah dalam bentuktabel periodik, yang mengelompokkan unsur-unsur dengan kemiripan sifat kimia (dan biasanya juga memiliki struktur elektron yang mirip).
            A. Nomor atom
Nomor atom suatu unsur sama dengan jumlah proton dalam masing-masing atom, dan mendefinisikan unsur kimia.  Sebagai contoh, seluruh atom karbon mengandung 6 proton dalam inti atomnya; sehingga nomor atom karbon adalah 6. Atom karbon dapat memiliki jumlah neutron yang berbeda; atom dari unsur yang sama tetapi memiliki jumlah netron yang berbeda dikenal sebagai isotop
Jumlah proton dalam inti atom juga menentukan muatan listrik, yang pada gilirannya menentukan jumlah elektron atom tersebut dalam kondisi tak terionisasi. Elektron menempati orbital atom yang menentukan beragam sifat kimia atom. Jumlah neutron dalam inti atom biasanya berpengaruh sangat kecil pada sifat unsur kimia (kecuali dalam kasus hidrogen dan deuterium). Oleh karena itu, seluruh isotop karbon memiliki sifat kimia yang hampir identik karena kesemuanya memiliki enam proton dan enam elektron, meskipun atom karbon dapat mempunyai, misalnya, 6 atau 8 neutron. Inilah dasar pemikiran penentuan karakteristik unsur kimia menggunakan nomor atom, dan bukannya nomor massa atau massa atom.
Lambang nomor atom adalah Z.
            B. Isotop
Isotop adalah atom-atom unsur yang sama (yaitu, dengan jumlah proton yang sama dalam inti atomnya), tetapi memiliki jumlah neutron yang berbeda. Oleh karena itu, terdapat, misalnya, tiga isotop utama karbon. Seluruh atom karbon memiliki 6 proton di dalam intinya, tetapi mereka dapat memiliki 6, 7, atau 8 neutron. Sehingga, nomor massanya masing-masing adalah 12, 13, dan 14. Ketiga isotop karbon tersebut dikenal sebagai karbon-12karbon-13, dan karbon-14, seringkali disingkat sebagai 12C13C14CKarbon dalam kehidupan sehari-hari dan dalam ilmu kimia adalah campuran dari 12C(sekitar 98,8%), 13C (sekitar 1,1%) dan sekitar 1 atom per trilyun 14C.

Seluruh unsur memiliki isotop yang bersifat radioaktif (radioisotop), meskipun tidak semua radioisotop ini terjadi secara alami. Radioisotop umumnya meluruh menjadi unsur lain dengan memancarkan partikel alfa atau beta. Jika suatu unsur memiliki isotop yang tidak bersifat radioaktif, ini disebut sebagai isotop "stabil". Seluruh isotop stabil yang dikenal terjadi secara alami (lihat isotop primordial). Kebanyakan radioisotop yang tidak dijumpai di alam telah dijelaskan setelah dibuat secara artifisial. Unsur-unsur tertentu tidak memiliki isotop stabil dan hanya terdiri dari isotop radioaktif: secara spesifik, unsur tanpa isotop stabil adalah teknesium (nomor atom 43), prometium (nomor 61), dan seluruh unsur dengan nomor atom lebih dari 82.
Dari 80 unsur dengan sekurang-kurangnya satu isotop stabil, 26 di antaranya hanya memiliki sebuah isotop stabil. Rata-rata jumlah isotop stabil untuk 80 unsur stabil adalah 3,1 isotop stabil per unsur. Jumlah isotop stabil terbanyak yang terjadi untuk unsur tunggal adalah 10 isotop (timah, nomor atom 50).
Beberapa kategori dapat diterapkan secara luas terhadap unsur, termasuk memperhatikan sifat fisik dan kimia mereka secara umum, keadaan materi dalam kondisi yang banyak dijumpai, titik lebur dan didihnya, massa jenisnya, struktur kristalnya sebagai padatan, dan asal-usulnya.
SIFAT - SIFAT UMUM
Beberapa istilah umum digunakan untuk menandai sifat fisik dan kimia umum unsur-unsur kimia. Pembeda pertama adalah antara logam, yang mudah menghantarkan listriknonlogam, yang tidak menghantarkan listrik, dan sekelompok kecil (metaloid), yang memiliki sifat di antara keduanya dan sering berperilaku sebagai semikonduktor.
Klasifikasi yang lebih detail sering ditunjukkan melalui penyajian warna dalam tabel periodik. Sistem ini membatasi istilah "logam" dan "nonlogam" menjadi hanya logam dan nonlogam tertentu dari sedemikian banyaknya logam dan nonlogam. Versi klasifikasi tabel periodik yang digunakan di sini meliputi:aktinidalogam alkalilogam alkali tanahhalogenlantanidalogam transisilogam pasca-transisimetaloidnonlogam reaktif, dan gas mulia. Pada sistem ini, logam alkali, logam alkali tanah, dan logam transisi, serta lantanida dan aktinida, adalah golongan khusus logam dilihat dari sudut pandang yang lebih luas. Sama halnya, nonlogam reaktif dan gas mulia adalah nonlogam jika dilihat dari perspektif yang lebih luas. Dalam beberapa penyajian, halogen tidak dibedakan, denganastatin diidentifikasi sebagai metaloid dan lainnya diidentifikasi sebagai nonlogam.

       DAFTAR 118 UNSUR KIMIA
Berikut adalah tabel yang memuat 118 unsur kimia yang telah diketahui.
  • Nomor atomnama, dan lambangsemuanya berfungsi secara independen sebagai identitas unik.
  • Nama adalah yang diterima oleh IUPAC; nama sementara untuk unsur-unsur yang baru diproduksi dan belum diberi nama secara resmi ditulis dalam tanda kurung.
  • Golongan dan periode mengacu pada posisi unsur dalam tabel periodik. Nomor golongan di sini menunjukkan penomoran yang saat ini diterima; untuk penomoran alternatif yang lebih lama, lihat Golongan tabel periodik.
  • Massa adalah massa atom dalam satuang/mol.

No.
atom
NamaLambangPeriode,
Golongan
Massa
(g/Mol)
Massa jenis
(g/cm³)
pada 20°C
Titik
lebur
(°C)
Titik
didih
(°C)
Tahun
penemuan
Penemu
1HidrogenH1; 11,00794(7)2 3 40,084 g/l-259,1-252,91766Cavendish
2HeliumHe1; 184,002602(2)2 40,17 g/l-272,2-268,91895Ramsay danCleve
3LitiumLi2; 16,941(2)2 3 4 50,53180,513171817Arfwedson
4BeriliumBe2; 29,012182(3)1,85127829701797Vauquelin
5BoronB2; 1310,811(7)2 3 42,46230025501808Davy danGay-Lussac
6KarbonC2; 1412,0107(8)2 43,5135504827prasejarahtak diketahui
7NitrogenN2; 1514,0067(2)2 41,17 g/l-209,9-195,81772Rutherford
8OksigenO2; 1615,9994(3)2 41,33 g/l-218,4-182,91774Priestly danScheele
9FluorF2; 1718,9984032(5)1,58 g/l-219,6-188,11886Moissan
10NeonNe2; 1820,1797(6)2 30,84 g/l-248,7-246,11898Ramsay danTravers
11NatriumNa3; 122,98976928(2)0,9797,88921807Davy
12MagnesiumMg3; 224,3050(6)1,74648,811071755Black
13AlumuniumAl3; 1326,9815386(8)2,70660,524671825Oersted
14SilikonSi3; 1428,0855(3)42,33141023551824Berzelius
15FosforP3; 1530,973762(2)1,8244 (P4)280 (P4)1669Brand
16BelerangS3; 1632,065(5)2 42,06113444,7prasejarahtak diketahui
17KlorCl3; 1735,453(2)2 3 42,95 g/l-34,6-1011774Scheele
18ArgonAr3; 1839,948(1)2 41,66 g/l-189,4-185,91894Ramsay danRayleigh
19KaliumK4; 139,0983(1)0,8663,77741807Davy
20KalsiumCa4; 240,078(4)21,5483914871808Davy
21SkandiumSc4; 344,955912(6)2,99153928321879Nilson
22TitaniumTi4; 447,867(1)4,51166032601791Gregor danKlaproth
23VanadiumV4; 550,9415(1)6,09189033801801del Río
24KromCr4; 651,9961(6)7,14185724821797Vauquelin
25ManganMn4; 754,938045(5)7,44124420971774Gahn
26BesiFe4; 855,845(2)7,8715352750prasejarahtak diketahui
27KobaltCo4; 958,933195(5)8,89149528701735Brandt
28NikelNi4; 1058,6934(2)8,91145327321751Cronstedt
29TembagaCu4; 1163,546(3)48,921083,52595prasejarahtak diketahui
30SengZn4; 1265,409(4)7,14419,6907prasejarahtak diketahui
31GaliumGa4; 1369,723(1)5,9129,824031875Lecoq de Boisbaudran
32GermaniumGe4; 1472,64(1)5,32937,428301886Winkler
33ArsenAs4; 1574,92160(2)5,72613613
(subl,)
ca, 1250Albertus Magnus
34SeleniumSe4; 1678,96(3)44,822176851817Berzelius
35BromBr4; 1779,904(1)3,14-7,358,81826Balard
36KriptonKr4; 1883,798(2)2 33,48 g/l-156,6-152,31898Ramsay danTravers
37RubidiumRb5; 185,4678(3)21,53396881861Bunsen danKirchhoff
38StrontiumSr5; 287,62(1)2 42,6376913841790Crawford
39ItriumY5; 388,90585(2)4,47152333371794Gadolin
40ZirkoniumZr5; 491,224(2)26,51185243771789Klaproth
41NiobiumNb5; 592,906 38(2)8,58246849271801Hatchett
42MolibdenMo5; 695,94(2)210,28261755601778Scheele
43TeknetiumTc5; 7[98,9063]111,49217250301937Perrier danSegrè
44RutheniumRu5; 8101,07(2)212,45231039001844Klaus
45RodiumRh5; 9102,90550(2)12,41196637271803Wollaston
46PaladiumPd5; 10106,42(1)212,02155231401803Wollaston
47PerakAg5; 11107,8682(2)210,49961,92212prasejarahtak diketahui
48KadmiumCd5; 12112,411(8)28,643217651817StrohmeyerdanHermann
49IndiumIn5; 13114,818(3)7,31156,220801863Reich danRichter
50TimahSn5; 14118,710(7)27,292322270prasejarahtak diketahui
51AntimonSb5; 15121,760(1)26,69630,71750prasejarahtak diketahui
52TeluriumTe5; 16127,60(3)26,25449,69901782von Reichenstein
53YodiumI5; 17126,90447(3)4,94113,5184,41811Courtois
54XenonXe5; 18131,293(6)2 34,49 g/l-111,9-1071898Ramsay danTravers
55SesiumCs6; 1132,9054519(2)1,9028,46901860Kirchhoffdan Bunsen
56BariumBa6; 2137,327(7)3,6572516401808Davy
57LantanumLa6138,90547(7)26,1692034541839Mosander
58SeriumCe6140,116(1)26,7779832571803von HisingerdanBerzelius
59PraseodimiumPr6140,90765(2)6,4893132121895von Welsbach
60NeodimiumNd6144,242(3)27,00101031271895von Welsbach
61PrometiumPm6[146,9151]17,22108027301945MarinskydanGlendenin
62SamariumSm6150,36(2)27,54107217781879Lecoq de Boisbaudran
63EuropiumEu6151,964(1)25,2582215971901Demarçay
64GadoliniumGd6157,25(3)27,89131132331880de Marignac
65TerbiumTb6158,92535(2)8,25136030411843Mosander
66DisprosiumDy6162,500(1)28,56140923351886Lecoq de Boisbaudran
67HolmiumHo6164,93032(2)8,78147027201878Soret
68ErbiumEr6167,259(3)29,05152225101842Mosander
69TuliumTm6168,93421(2)9,32154517271879Cleve
70IterbiumYb6173,04(3)26,9782411931878de Marignac
71LutetiumLu6; 3174,967(1)29,84165633151907Urbain
72HafniumHf6; 4178,49(2)13,31215054001923Coster dande Hevesy
73TantalumTa6; 5180,9479(1)16,68299654251802Ekeberg
74TungstenW6; 6183,84(1)19,26340759271783Elhuyar
75ReniumRe6; 7186,207(1)21,03318056271925Noddack;Tacke danBerg
76OsmiumOs6; 8190,23(3)222,61304550271803Tennant
77IridiumIr6; 9192,217(3)22,65241041301803Tennant
78PlatinaPt6; 10195,084(9)21,45177238271557Scaliger
79EmasAu6; 11196,966569(4)19,321064,42940prasejarahtak diketahui
80RaksaHg6; 12200,59(2)13,55-38,9356,6prasejarahtak diketahui
81TaliumTl6; 13204,3833(2)11,85303,614571861Crookes
82TimbalPb6; 14207,2(1)2 411,34327,51740prasejarahtak diketahui
83BismutBi6; 15208,98040(1)9,80271,415601540Geoffroy
84PoloniumPo6; 16[208,9824]19,202549621898Marie andPierre Curie
85AstatinAt6; 17[209,9871]13023371940Corson danMacKenzie
86RadonRn6; 18[222,0176]19,23 g/l-71-61,81900Dorn
87FransiumFr7; 1[223,0197]1276771939Perey
88RadiumRa7; 2[226,0254]15,5070011401898Marie danPierre Curie
89AktiniumAc7[227,0278]110,07104731971899Debierne
90ToriumTh7232,03806(2)1 211,72175047871829Berzelius
91ProtaktiniumPa7231,03588(2)115,37155440301917Soddy;Cranstondan Hahn
92UraniumU7238,02891(3)1 2318,971132,438181789Klaproth
93NeptuniumNp7[237,0482]120,4864039021940McMillandan Abelson
94PlutoniumPu7[244,0642]119,7464133271940Seaborg
95AmerisiumAm7[243,0614]113,6799426071944Seaborg
96CuriumCm7[247,0703]113,5113401944Seaborg
97BerkeliumBk7[247,0703]113,259861949Seaborg
98KaliforniumCf7[251,0796]115,19001950Seaborg
99EinsteiniumEs7[252,0829]18601952Seaborg
100FermiumFm7[257,0951]11952Seaborg
101MendeleviumMd7[258,0986]11955Seaborg
102NobeliumNo7[259,1009]11958Seaborg
103LawrensiumLr7; 3[260,1053]11961Ghiorso
104RutherfordiumRf7; 4[261,1087]11964/69Flerov
105DubniumDb7; 5[262,1138]11967/70Flerov
106SeaborgiumSg7; 6[263,1182]11974Flerov
107BohriumBh7; 7[262,1229]11976Oganessian
108HassiumHs7; 8[265]11984GSI (*)
109MeitneriumMt7; 9[266]11982GSI
110DarmstadtiumDs7; 10[269]11994GSI
111RoentgeniumRg7; 11[272]11994GSI
112KopernisiumCn7; 12[285]11996GSI
113NihoniumNh7; 13[286]12004RIKENJINR(*); LLNL (*)
114FleroviumFl7; 14[289]1




Sumber : 

https://id.m.wikipedia.org/wiki/Ikatan_kimia
https://id.m.wikipedia.org/wiki/Unsur_kimia